Monday, June 8, 2015

Baptis :)

Dari semua kehidupan ona, ini moment yang paling mama ingat dan paling semangat mama ceritain sama orang-orang, sekalian mona share ke blog deh :)
Ini moment dimana saat hari itu kata mama cuma Monalisa Silaen satu-satunya anak yang mau di baptis ngamuknya merepotkan bapa pendeta dan majelis jemaatnya (sedangkan ka indri adem ayem aja dipangkuan mama) -_- sampe papah kewalahan gendong ona ngamuk, sampe sanggul mama rusak gara2 ona, dan yang paling parah sampe majelis jemaat turun tangan pegang kaki ona biar bisa diem, selesai dibaptispun masih ngamuk duuh mon malu2in -_- dan mama malah minta tunjukin foto ini ke pa pendeta, katanya sekalian tanya masih inget apa ngga haha berharap ada yang lebih parah biar pa pendeta lupa :D
Selalu bersyukur punya orang tua yang luar biasa, luar biasa sabarnya mendidik dan bimbing bocah kecil ini, yang luar biasa berjuang untuk bocah ini sampai bocah ini seperti sekarang. Dan luar biasanya Tuhan mau pakai anakNya untuk ikut serta pelayanan di gereja, sekalipun belum maksimal Tuhan pasti bimbing selalu :)



Friday, June 5, 2015

Lirik Lagu Rohani Satu-Satunya Harapan - Grezia

Disaat jalanku tertutup
Kau disana memberi jalan keluar

Pahitnya sebuah kenyataan
Kau ada disana memberiku kekuatan

Kau satu-satunya harapan
satu-satunya jawaban
tempat hatiku percaya

Kau satu-satunya harapan
satu-satunya jawaban
kepadaMu Tuhan hatiku bersandar

Lirik Lagu Rohani Walau Ku Tak Dapat Melihat - Grezia ft Jason

Ku sadar, tak semua, dapat aku miliki, di dalam hidupku
Hatiku percaya, rancanganMu bagiku adalah yang terbaik

Walau ku tak dapat melihat, semua rencanaMu Tuhan

Namun hatiku tetap memandang padaMu
Kau tuntun langkahku

Walau ku tak dapat berharap, atas kenyataan hidupku

Namun hatiku tetap, memandang padaMu
Kau ada untukku

Lirik Lagu Rohani Engkaulah Perisaiku - Asmirandah

Engkaulah perisaiku saat badai hidup menerpaku
JanjiMu di dalamku pulihkan jiwaku

Reff:

Ku `kan berdiri di tengah badai
Dengan kekuatan yang Kau berikan
Sampai kapanpun ku `kan bertahan
Karna Yesus selalu menopang hidupku

Engkaulah perisaiku saat badai hidup menerpaku
FirmanMu di dalamku tenangkan jiwaku

Reff:
Ku `kan berdiri di tengah badai
Dengan kekuatan yang Kau berikan
Sampai kapanpun ku `kan bertahan
Karna Yesus selalu menopang

Ku `kan bertahan dalam tekanan
Dengan kekuatan yang Kau berikan
Sampai kapanpun tak tergoyahkan
Karna Yesus selalu menopang hidupku

Disaat badai bergelora
Ku akan terbang bersamaMu
Bapa Kau Raja atas s'mesta
Ku tenang sbab Kau Allahku

Lirik Lagu Rohani "Tetap Setia" - Asmirandah

Seperti wanita mengurapiMu
Menangis dibawah kakiMu
Demikian hidupku mau mengasihiMu
Yesus Engkau baik bagiku



Reff:
Sampai akhir ku menutup mata
Ku tetap setia menanti janjiMu
Sampai kudapatkan mahkota kehidupanku
Ku tetap setia, mau melayaniMu
 

Aku kan tetap setia menanti  janji-janjiMu
Sampai akhir waktu

*kembali ke reff

Lirik Lagu Yesus aku cinta - Asmirandah dan Jonas Rivanno

FirmanMu ya dan amin
JanjiMu menopangku
Berjalan bersamaMu
Disetiap musim hidupku

Reff :
Yesus aku cinta padaMu
Yesus tetaplah bersamaku
Tiada yang dapat menggantikanMu
Engkaulah jaminan hidupku

Tuesday, February 10, 2015

adakah kawan yang seperti matahari ?

matahari mulai menghilang di sore hari
seolah ia pergi meninggalkan bumi
tetapi satu hal yang pasti
ia selalu kembali di pagi hari
walau terkadang menyembunyikan diri

adakah sosok kawan seperti matahari ?
yang pergi dan tak lupa untuk kembali

terkadang aku lupa sosok seorang kawan
yang entah sibuk dengan bermacam alasan
yang terkadang kembali datang
saat ia sendirian tak ada kawan

terkadang aku lupa indahnya kebersamaan
lupa cara tertawa bersama-sama
karena pada kenyataannya
raga kami terlihat sedang bersama
namun semua fokus dengan gadget di tangan

masih berlakukah ungkapan kebagiaan dalam kesederhanaan
saat semua mulai berlomba memamerkan kekayaan

aku hanya anak biasa
untuk memiliki sesuatupun harus ekstra usaha
maaf jika aku tak bisa
mengikuti gaya kehidupan kota
dan aku terima
jika akhirnya kita tak bisa kembali bersama

Monday, January 26, 2015

Untukmu Pendetaku

Puisi Pengakhiran Masa Pelayanan Pendeta : Pdt. Johan Hendrik Mentang, S.Th

25 tahun engkau melayani
Melayani dengan sepenuh hati
Tak pernah engkau merasa terbebani
Menghadapi jemaat yang sebanyak ini

Kau ajar kami mengenal Tuhan
Dan tak segan engkau berbagi ilmu pengetahuan
Caramu yang sungguh mengagumkan
Membuat kami sulit melupakan

Pendetaku . .
Jangan pernah lelah
Bekerja di ladangnya Tuhan
Karena engkaulah
Terang dan garam bagi dunia yang membutuhkan

25 Januari 2015

Selamat melayani di tempat yang baru untuk Bapa Pendeta, Ibu dan Ceri :)
Mohon maaf untuk setiap kesalahan yang ona lakukan, entah itu sengaja ataupun tidak. Maaf pa, bu, untuk kesalahan terbesar selama ona menjabat jadi ketua pemuda belum bisa memberikan hasil yang maksimal, belum bisa jadi pemersatu pemuda remaja, dan justru malah semakin memecah. Usia sudah memasuki dewasa tapi belum bisa membantu bapa, ibu dan majelis jemaat untuk bimbing pemuda remajanya, belum bisa mengontrol emosi dengan baik :') Semoga di tempat yang baru, ga ada anak yang keras kepalanya seperti ona ya pa, bu, biar bapa, ibu sama ceri selalu inget ona hehe :D
Terimakasih untuk semua pelajaran yang boleh ona dapatkan, banyak pengetahuan yang ona dapat dari bapa dan ibu, bukan hanya tentang pelayanan, tapi tentang banyak hal. Terimakasih juga untuk kesebarannya ngajarin preman gereja ini hehe :D selalu ingat kata-kata ibu dulu saat awal-awal ona pake dress, ibu bilang "tuh kan premannya jadi cantik kalau pakai rok" hihi :D
Maaf kemarin belum sempat ona ungkapkan langsung sama bapa dan ibu, jadi ona ungkapkan lewat blog gapapa ya pa, bu :) soalnya ungkapin langsung ga bisa, takutnya malah nangis duluan sebelum bicara :D
Jangan lupain ona ya pa, bu :D Jaga kesehatannya selalu, ona sayang bapa pendeta, ibu dan ceri :)
God bless :)